AlHamdulillah, santri Madinatunnajah raih 3 medali perak pada kejuaraan seni beladiri tingkat Jawa Barat.
Pondok Pesantren Madinatunnajah mengutus beberapa santrinya pada kejuaran yang diadakan oleh IAIN Cirebon tersebut.
Dari kontingen yang dikirim, tiga santri berhasil meraih medali perak dari tiga kelas yang berbeda.
Santri-santri berprestasi itu ialah, Nugraha Mulya Pradana (Playangan, Cirebon), Hendi Hidayat (Talun, Cirebon) dan Moh. Ali Reza (Babakan, Cirebon).
Bagi Hendi Hidayat, ini merupakan prestasi kedua setelah tahun sebelumnya juga meraih penghargaan pada kejuaran Pencak Silat se-wilayah tiga Cirebon.
“Semoga prestasi ini dapat memacu santri-santri lainnya agar bisa berprestasi serupa atau bahkan lebih lagi” pesan Al-Ustadz Salim.
“Dalam setiap kompetisi seni beladiri, tidak cukup hanya dengan mempelajari teknik saja, tapi mental juga harus diasah” lanjut beliau.
Selamat Buat Para Jawara!
Arsip Kategori: Pendidikan
PERKHUTSY KE 8 Telah Dimulai
Kegiatan Kepramukaan Perkemahan Khutbatul ‘Arsy yang selalu rutin diadakan setiap awal Tahun Pelajaran telah resmi dibuka oleh Pimpinan Harian Salim H.. Masykur.
Perkemahan gabungan Madinatunnajah Group (Kalimukti, Dkuhsemar dan Kuningan) serta Al-Muflihin Gebang ini telah memasuki edisi ke 8 dalam penyelenggaraannya.
Pada tahun ini, Madinatunnajah Kalimukti berkesempatan menjadi tuan kegiatan tersebut.
Perkhutsy edisi kali ini semakin meriah dikarenakan jumlah ssantri yang semakin banyak (kurang lebih 600 santri) dengan jumlah tenda peserta sebanyak 46 tenda.
tetap Semangat!!!
Salam PRAMUKA.
75 Guru PAUD ikuti Pelatihan Intensif Qalbun Saliim
Selama tiga hari, sejak 15 sampai dengan 17 Februari 2015, pengelola dan guru-guru PAUD/TK/RA seluruh Kabupaten Cirebon mengikuti pelatihan intensif Qalbun Saliim (PIQS).
Acara yang digagas oleh KH. Mahrus Amin sebagai pendiri Pesantren Madinatunnajah, bertujuan untuk membantu peningkatan mutu sumber daya pendidik anak diini usia dengan biaya terjangkau bahkan gratis.
Materi yang didapat oleh para peserta dari pelatihan tersebut adalah
1. Pendidikan dan Dunia Anak (Diskusi Bersama Aries Susanti. K).
2. Mengembangkan ESQ Anak melalui aktifitas seni, olah raga dan keterampilan. (Petro Alexy)
3. Meningkatkan dan membangun kecerdasan Anak Usia Dini melalui Alat Permainan Edukatif. (Ir. A. Chandra Meutia. R).
4. Praktek membuat APE dan presentasi. (Ir. A. Chandra Meutia. R)
Kepala DIKMEN Kab. Cirebon Hadiri Peresmian Qalbun Saliim
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Cirebon hadiri acara persemian yayasan Qalbun Saliim Cabang Madinatunnajah.
Yayasan Qalbun Saliim sendiri berpusat di Istiqlal Jakarta dengan Ketua Umum Prof. dr. Fasli Jalal. Ph. D. Yayasan Qalbun Saliim melayani dan memfasilitasi pelatihan pendidikan bagi guru-guru PAUD/RA/TK.
Instruktur dan Pelatih dari Yayasan Qalbun Saliim adalah tenaga-tenaga terlatih di bidang pendidikan anak. Setelah peresmian yayasan, acara dilanjutkan dengan pelatihan bagi guru PAUD yang berlangsung selama tiga hari.
Darunnajah & Madinatunnajah Kuat Karena Network
Dalam Peringatan 75 tahun KH. Mahrus Amin dan 26 tahun milad Madinatunnajah, panitia telah mengundang beberapa utusan dari berbagai instansi dan organisasi.
Acara yang dihelat pada Sabtu, 14 februari 2015 kemarin beragendakan:
- Silaturrahim Nasional Alumni Darunnajah & Madinatunnajah Grup
- Kunjungan Staf Kementrian Sosial RI
- Bakti Sosial (Kepala Dinas Sosial Kab. Cirebon)
Prosesi acara diawali dengan apel bersama santri dan dewan guru Madinatunnajah dan Darunnajah grup, dilanjutkan dengan acara inti yaitu temu alumni.
Dalam sambutanya, K.H Mahrus Amin menyampaikan bahwa beliau sudah merasa sepuh, dirasa perlu adanya generasi yang dapat meneruskan perjuangan beliau dalam mengembangkan dakwah pendidikan Islam melalui pesantren. Salah satu diantara realisasi cita-cita beliau adalah terbentuknya Mahrus Amin Foundation, fungsi dari yayasan ini adalah untuk penggalangan dana bagia pengembangan pesantren, pembangunan sarana masjid, sekolah, beasiswa santri, dan lain-lain.
Pada kesempatan itu, hadir pula Sekjend PBNU Pusat, H. Marsudi Syuhud. Beliau menyampaikan kekagumannya pada sosok K.H Mahrus Amin yang dapat memimpin dan mengorganisir puluhan dan bahkan ratusan pesantren (Darunnajah grup, Madinatunnajah grup dan binaannya). “Kiyai Mahrus adalah sosok yang sederhana, tapi pemikirannya dan perjuanganya luar biasa” lanjutnya. Menurut beliau, banyak ilmu yang didapat selama putra-putri beliau belajar di Darunnajah. Diantaranya adalah berorganisasi, Islam bisa maju dan kuat karena organisasi. Masih menurut beliau, negara-negara di timur tengah kecau, dilanda konflik itu karena tidak bisa berorganisasi. Fakta ini sungguh tepat sekali sebagaimana dikatakan oleh Sayyidina Ali radliallahu anhu:
الحق بلا نظام غلبه الباطل بنظام
“Sesuatu yang benar tapi tidak terorganisir dengan baik akan dikalahkan oleh kejahatan yang solid”.
Prinsip ini sangat teguh dipegang oleh Kiyai Mahrus Amin, bahwa Darunnajah dan Madinatunnajah bisa terus maju dan berkembang karena adanya organisasi, adanya jaringan (Network).