Arsip Kategori: Masyarakat

Gratis – “Pelatihan Optimalisasi Website dan Media Sosial untuk Pesantren”

Sebagai follow up Silaturahmi Nasional Kiai/Pimpinan Pesantren Alumni Gontor, juga sebagai khidmah Darunnajah kepada pesantren alumni Gontor, Pondok Pesantren Darunnajah akan mengadakan pelatihan optimalisasi website dan media sosial untuk kalangan pesantren.

Pelatihan akan diadakan sebanyak 3 kali:

  • – Februari: 50 pesantren
  • – Maret: 50 pesantren
  • – April: 50 pesantren

Waktu pelaksanaan:

  1. – 22, 23, 24 Februari
  2. – 21, 22, 23 Maret
  3. – 25, 26, 27 April

Pelatihan bertempat di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta selama 3 hari 2 malam

Pelatihan, penginapan dan makan disediakan oleh Darunnajah. Tiket tanggung jawab masing-masing peserta.

~~~~~~~~~~~~~~~~

KETENTUAN:

  1. Peserta pelatihan adalah Pesantren Alumni Gontor atau Darunnajah
  2. Setiap pesantren hanya mengirim 1 orang peserta
  3. Setiap pesantren hanya mengikuti 1 kali pelatihan

Peserta wajib membawa:

  1. – Laptop
  2. – Hp android
  3. – Paket internet
  4. – Flashdisk
  5. – Kabel data
  6. – File bahan publikasi

(Profil lembaga, brosur, foto dan video pilihan, daftar kontak dan file lain yang dibutuhkan)

~~~~~~~~~~~~~~~~

Pendaftaran dilakukan dengan cara mengirim data pendaftar ke email

fpagontor@gmail.com

Panitia tidak melayani pendaftaran selain melalui email di atas. Panitia tidak melayani sms, whatsapp, telepon, dll.

Format data pendaftar:

  • – Nama Pesantren:
  • – Alamat Pesantren:
  • – Nama Pimpinan:
  • – Nomor Hp Pimpinan:
  • – Nama Utusan:
  • – Jabatan:
  • – Nomor Hp:

Silahkan dishare…

@taufikdn

Madinatunnajah Meriahkan 70th Kemerdekaan Republik Indonesia

Sebagai bagian wujud syukur atas nikmat Allah subhanahu wa ta’ala berupa terbebasnya bangsa kita tercinta dari penajajahan. Dalam peringatan ke 70 HUT RI, segenap keluarga pesantren Madinatunnajah ikut merayakannya dengan mengadakan lomba yang tidak hanya diikuti oleh santri, tapi juga oleh para guru.
Kegiatan Lomba terswebut berlangsung selama dua hari, kemudian diakhiri dengan upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebelumnya, beberapa santri telah mengikuti Pesta Siaga (Santri MI), Jambore Ranting (Santri MTs) dan Lomba Gerak Jalan (Santri TMI 1 s/d 6) yang diadakan oleh Pemerintah Kecamatan Pabedilan.

75 Guru PAUD ikuti Pelatihan Intensif Qalbun Saliim

Selama tiga hari, sejak 15 sampai dengan 17 Februari 2015, pengelola dan guru-guru PAUD/TK/RA seluruh Kabupaten Cirebon mengikuti pelatihan intensif Qalbun Saliim (PIQS).

Acara yang digagas oleh KH. Mahrus Amin sebagai pendiri Pesantren Madinatunnajah, bertujuan untuk membantu peningkatan mutu sumber daya pendidik anak diini usia dengan biaya terjangkau bahkan gratis.

Materi yang didapat oleh para peserta dari pelatihan tersebut adalah

1. Pendidikan dan Dunia Anak (Diskusi Bersama Aries Susanti. K).

2. Mengembangkan ESQ Anak melalui aktifitas seni, olah raga dan keterampilan. (Petro Alexy)

3. Meningkatkan dan membangun kecerdasan Anak Usia Dini melalui Alat Permainan Edukatif. (Ir. A. Chandra Meutia. R).

4. Praktek membuat APE dan presentasi. (Ir. A. Chandra Meutia. R)

Darunnajah & Madinatunnajah Kuat Karena Network

Dalam Peringatan 75 tahun KH. Mahrus Amin dan 26 tahun milad Madinatunnajah, panitia telah mengundang beberapa utusan dari berbagai instansi dan organisasi.

Acara yang dihelat pada Sabtu, 14 februari 2015 kemarin beragendakan:

  1. Silaturrahim Nasional Alumni Darunnajah & Madinatunnajah Grup
  2. Kunjungan Staf Kementrian Sosial RI
  3. Bakti Sosial (Kepala Dinas Sosial Kab. Cirebon)

Prosesi acara diawali dengan apel bersama santri dan dewan guru Madinatunnajah dan Darunnajah grup, dilanjutkan dengan acara inti yaitu temu alumni.

Dalam sambutanya, K.H Mahrus Amin menyampaikan bahwa beliau sudah merasa sepuh, dirasa perlu adanya generasi yang dapat meneruskan perjuangan beliau dalam mengembangkan dakwah pendidikan Islam melalui pesantren. Salah satu diantara realisasi cita-cita beliau adalah terbentuknya Mahrus Amin Foundation, fungsi dari yayasan ini adalah untuk penggalangan dana bagia pengembangan pesantren, pembangunan sarana masjid, sekolah, beasiswa santri, dan lain-lain.

Pada kesempatan itu, hadir pula Sekjend PBNU Pusat, H. Marsudi Syuhud. Beliau menyampaikan kekagumannya pada sosok K.H Mahrus Amin yang dapat memimpin dan mengorganisir puluhan dan bahkan ratusan pesantren (Darunnajah grup, Madinatunnajah grup dan binaannya). “Kiyai Mahrus adalah sosok yang sederhana, tapi pemikirannya dan perjuanganya luar biasa” lanjutnya. Menurut beliau, banyak ilmu yang didapat selama putra-putri beliau belajar di Darunnajah. Diantaranya adalah berorganisasi, Islam bisa maju dan kuat karena organisasi. Masih menurut beliau, negara-negara di timur tengah kecau, dilanda konflik itu karena tidak bisa berorganisasi. Fakta ini sungguh tepat sekali sebagaimana dikatakan oleh Sayyidina Ali radliallahu anhu:

الحق بلا نظام غلبه الباطل بنظام

“Sesuatu yang benar tapi tidak terorganisir dengan baik akan dikalahkan oleh kejahatan yang solid”.

Prinsip ini sangat teguh dipegang oleh Kiyai Mahrus Amin, bahwa Darunnajah dan Madinatunnajah bisa terus maju dan berkembang karena adanya organisasi, adanya jaringan (Network).