Sebagai bagian wujud syukur atas nikmat Allah subhanahu wa ta’ala berupa terbebasnya bangsa kita tercinta dari penajajahan. Dalam peringatan ke 70 HUT RI, segenap keluarga pesantren Madinatunnajah ikut merayakannya dengan mengadakan lomba yang tidak hanya diikuti oleh santri, tapi juga oleh para guru.
Kegiatan Lomba terswebut berlangsung selama dua hari, kemudian diakhiri dengan upacara peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebelumnya, beberapa santri telah mengikuti Pesta Siaga (Santri MI), Jambore Ranting (Santri MTs) dan Lomba Gerak Jalan (Santri TMI 1 s/d 6) yang diadakan oleh Pemerintah Kecamatan Pabedilan.
Arsip Penulis: Web Administrator
75 Guru PAUD ikuti Pelatihan Intensif Qalbun Saliim
Selama tiga hari, sejak 15 sampai dengan 17 Februari 2015, pengelola dan guru-guru PAUD/TK/RA seluruh Kabupaten Cirebon mengikuti pelatihan intensif Qalbun Saliim (PIQS).
Acara yang digagas oleh KH. Mahrus Amin sebagai pendiri Pesantren Madinatunnajah, bertujuan untuk membantu peningkatan mutu sumber daya pendidik anak diini usia dengan biaya terjangkau bahkan gratis.
Materi yang didapat oleh para peserta dari pelatihan tersebut adalah
1. Pendidikan dan Dunia Anak (Diskusi Bersama Aries Susanti. K).
2. Mengembangkan ESQ Anak melalui aktifitas seni, olah raga dan keterampilan. (Petro Alexy)
3. Meningkatkan dan membangun kecerdasan Anak Usia Dini melalui Alat Permainan Edukatif. (Ir. A. Chandra Meutia. R).
4. Praktek membuat APE dan presentasi. (Ir. A. Chandra Meutia. R)
Kepala DIKMEN Kab. Cirebon Hadiri Peresmian Qalbun Saliim
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Cirebon hadiri acara persemian yayasan Qalbun Saliim Cabang Madinatunnajah.
Yayasan Qalbun Saliim sendiri berpusat di Istiqlal Jakarta dengan Ketua Umum Prof. dr. Fasli Jalal. Ph. D. Yayasan Qalbun Saliim melayani dan memfasilitasi pelatihan pendidikan bagi guru-guru PAUD/RA/TK.
Instruktur dan Pelatih dari Yayasan Qalbun Saliim adalah tenaga-tenaga terlatih di bidang pendidikan anak. Setelah peresmian yayasan, acara dilanjutkan dengan pelatihan bagi guru PAUD yang berlangsung selama tiga hari.
Darunnajah & Madinatunnajah Kuat Karena Network
Dalam Peringatan 75 tahun KH. Mahrus Amin dan 26 tahun milad Madinatunnajah, panitia telah mengundang beberapa utusan dari berbagai instansi dan organisasi.
Acara yang dihelat pada Sabtu, 14 februari 2015 kemarin beragendakan:
- Silaturrahim Nasional Alumni Darunnajah & Madinatunnajah Grup
- Kunjungan Staf Kementrian Sosial RI
- Bakti Sosial (Kepala Dinas Sosial Kab. Cirebon)
Prosesi acara diawali dengan apel bersama santri dan dewan guru Madinatunnajah dan Darunnajah grup, dilanjutkan dengan acara inti yaitu temu alumni.
Dalam sambutanya, K.H Mahrus Amin menyampaikan bahwa beliau sudah merasa sepuh, dirasa perlu adanya generasi yang dapat meneruskan perjuangan beliau dalam mengembangkan dakwah pendidikan Islam melalui pesantren. Salah satu diantara realisasi cita-cita beliau adalah terbentuknya Mahrus Amin Foundation, fungsi dari yayasan ini adalah untuk penggalangan dana bagia pengembangan pesantren, pembangunan sarana masjid, sekolah, beasiswa santri, dan lain-lain.
Pada kesempatan itu, hadir pula Sekjend PBNU Pusat, H. Marsudi Syuhud. Beliau menyampaikan kekagumannya pada sosok K.H Mahrus Amin yang dapat memimpin dan mengorganisir puluhan dan bahkan ratusan pesantren (Darunnajah grup, Madinatunnajah grup dan binaannya). “Kiyai Mahrus adalah sosok yang sederhana, tapi pemikirannya dan perjuanganya luar biasa” lanjutnya. Menurut beliau, banyak ilmu yang didapat selama putra-putri beliau belajar di Darunnajah. Diantaranya adalah berorganisasi, Islam bisa maju dan kuat karena organisasi. Masih menurut beliau, negara-negara di timur tengah kecau, dilanda konflik itu karena tidak bisa berorganisasi. Fakta ini sungguh tepat sekali sebagaimana dikatakan oleh Sayyidina Ali radliallahu anhu:
الحق بلا نظام غلبه الباطل بنظام
“Sesuatu yang benar tapi tidak terorganisir dengan baik akan dikalahkan oleh kejahatan yang solid”.
Prinsip ini sangat teguh dipegang oleh Kiyai Mahrus Amin, bahwa Darunnajah dan Madinatunnajah bisa terus maju dan berkembang karena adanya organisasi, adanya jaringan (Network).
Upacara Renungan di Madinatunnajah
Langkah awal dalam peringatan milad 26 tahun Pesantren Madinatunnajah kali ini adalah apel bersama seluruh santri mulai dari tingkat PAUD sampai dengan tingkat TMI, dewan guru Madinatunnajah dan dewan guru Darunnajah grup.
Proses acara tersebut sama halnya dengan upacara setiap hari sabtu, dengan menggunakan bahasa arab dan santri sebagai petugasnya. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Drs. K.H Mustofa Hadi Chirzin (PImpinan Pusat Madinatunnajah).
Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Madinatunnajah Kalimukti sudah berkembang sanmgat pesat. “Dulu hanya memiliki tanah seluas 200 meter persegi, sekarang sudah berkembang menjadi 5 hektare” tambah beliau.
Santri Madinatunnajah sekrang berjumlah 540 snatri, dewan guru berjumlah 56 orang. Ini merupakan suatu berkah dari Allah yang patut kita syukuri bersama.
Setelah beliau dilanjutkan oleh Ketua Yayasan Darunnajah Jakarta, Al-Ustadz Saefuddin Arif, SH, MH. Dalam wejangannya beliau berpesan bahwaa Madinatunnajah ini perlu dibantu bersama-sama dalam perjuangannya mengembangkan dakwah pendidikan Islam, semua pihak harus bertanggung jawab kelangsungan pondok ini, semua pihak harus bisa melanjutkan misi perjungan dari KH. mahrus Amin. “Jika bisa membantu secara finansial, silahkan – jika bisa bantu secara fisik, silahkan – jika bisa bantu dengan ilmu, silahkan” tegasnya.
Sebagai penutup upacara tersebut, dianpajtkanlah do’a oleh Syeikh Dr. Said Muhammad Dawud (utusan Al-Azhar, Mesir).
Di peringatan 26 tahun Madinatunnajah ini kita harus merenungi apa yang sudah kita perbuat bagi pesantren ini.
Semoga MADINATUNNAJAH Jaya dan Jaya.